Aksi Nyata Modul 1

 

LAPORAN HASIL AKSI NYATA

MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF

 

 

CGP – Angkatan 4 – Kab. Way Kanan

Eka Sunariyanti, S.Pd – Modul 1.4.a.10 Aksi Nyata

Guru SDIT Bina Insan Madani

 

LATAR BELAKANG

Di zaman revolusi industri 4.0, kita sebagai guru atau pendidik dihadapkan pada permasalahan krisis moral anak bangsa. Hal ini disebabkan karena sebagian besar dari generasi muda sekarang mengikuti tren budaya dari luar tanpa terlebih dahulu mengkaji ulang dan menyesuaikan serta menyaring budaya tersebut ditambah lagi dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat memberikan dampak terhadap perkembangan karakter anak. Untuk itu, kita sebagai pendidik perlu menerapkan kembali budaya positif pada anak di lingkungan sekolah agar nantinya mereka mampu menyaring dampak negatif dari budaya luar tersebut. Budaya positif di sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan dan asumsi dasar yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut dan diyakini di sekolah. Budaya positif tersebut berisi kebiasaan-kebiasaan yang sudah disepakati bersama dan dijalankan dalam waktu yang lama dengan memperhatikan kodrat anak dalam hal ini kodrat alam dan kodrat zaman serta keberpihakan pada anak. Beberapa nilai dari beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia yang dapat diintegrasikan di sekolah adalah pembiasaan 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, Santun). Melakukan pembiasaan do’a sebelum dan sesudah pembelajaran serta kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Upaya dalam menanamkan budaya positif di sekolah, guru memiliki peran sentral yaitu posisi kontrol guru sebagai manajer dalam menerapkan budaya positif. Guru juga berperan sebagai motivator dan inspirator dalam menumbuhkan budaya positif sehingga nantinya guru akan menjadi “ing ngarso sung tulodho” dan menjadi agen transformasi perubahan untuk mewujudkan murid yang memiliki karakter profil pelajar Pancasila. Dalam menciptakan budaya positif, guru tentunya harus bekerjasama dengan warga sekolah dalam hal ini kepala sekolah, rekan-rekan guru dan juga murid serta melibatkan orangtua dan masyarakat sekitar. Adanya kolaborasi antara pihak sekolah dengan masyarakat dalam menjalankan buaday positif dapat menciptakan karakter murid yang memiliki nilai-nilai pelajar Pancasila.

TUJUAN AKSI NYATA

1.      Mendidik siswa untuk melakukan pembiasaan 5S (Salam,Sapa,Senyum,Sopan,Santun)

2.      Menumbuhkan kebiasaan do’a bersama kepada siswa

3.      Mendidik dan menumbuhkan kebiasaan sholat dhuha baik di sekolah maupun di rumah

4.      Menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan tersebut bukan hanya di sekolah melainkan di rumah dan di lingkungan masyarakat


DESKRIPSI AKSI NYATA

Adapun rincian dari tindakan aksi nyata yang dilakukan adalah :

1.      Meminta izin dan dukungan kepada kepala sekolah terkait aksi nyata yang akan dilakukan

2.      Mensosialisasikan kepada rekan-rekan guru dan siswa tentang kegiatan aksi nyata

3.      Membimbing siswa dalam penerapan aksi nyata

4.  Menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan dalam aksi nyata menjadi pembiasaan budaya positif di sekolah

 

 DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN

Untuk kelancaran dari tindakan aksi nyata yang dilakukan terkait penerapan nilai beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia sebgai bentuk budaya positif di sekolah pastinya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak yaitu kepala sekolah, rekan-rekan guru, murid, dan orang tua serta sarana dan prasarana sekolah.

HASIL AKSI NYATA

Adapun hasil aksi nyata dari kegiatan tersebut adalah:

a. Siswa secara sadar melakukan pembiasaan 5S

b. Siswa membudayakan do’a bersama

c. Siswa membudayakan sholat dhuha bukan hanya di sekolah tetapi juga di rumah

 

KEGAGALAN DAN KEBERHASILAN

  • KEGAGALAN

Motivasi intrinsik dari beberapa siswa untuk sadar dan tergerak sendiri dalam melakukan pembiasaan-pembiasaan pada kegiatan aksi nyata.

  • KEBERHASILAN

Mampu menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan pada siswa sehingga menjadi sebuah pembiasaan dan akhirnya menjadi budaya positif bukan hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan masyarakat.

PROGRAM TINDAK LANJUT


Terus menggerakkan rekan-rekan guru untuk menerapkan posisi kontrol dalam menumbuhkan motivasi intrinsik siswa dan menciptakan budaya positif di sekolah serta terus membangun kolaborasi demi terwujudnya budaya positif.

HASIL AKSI NYATA

Berkoordinasi dengan kepala sekolah meminta izin melakukan aksi nyata

 


 

Membuat kesepakatan kelas

 






  

  

 




Menjalankan Kesepakatan kelas dan Aksi Nyata

  









 

 

 





  Pembiasaan Pagi

  





 


  

  

 


Aksi Nyata teman sejawat

  



Komentar